TELAH HADIR PROCESSOR CORE SERI 2 “SANDY BRIDGE “

Generasi kedua prosesor Core akhirnya dirilis oleh Intel menjelang ajang Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, AS. Namanya sama Core i3, i5, dan i7, tetapi menggunakan teknologi prosesor terbaru yang sebelumnya disebut Sandy Bridge.

Prosesor Intel terbaru dilengkapi dengan sejumlah teknologi terbaru. Salah satu yang menonjol adalah kemampuan menampilkan video lebih baik. Sejumlah teknologi terkait yang dibenamkan di dalamnya adalah Intel Insider, Quick Sync Video, dan Wireless Display 2.0.

Secara keseluruhan ada 20 jenis prosesor Sandy Bridge yang diluncurkan Intel, berikut enam seri chipset, Centrino WiFi, dan adapter WiMax. Setiap prosesor memiliki empat Core CPU dan akan terintegrasi langsung dengan sebuah prosesor grafis.

Produk baru yang baru akan keluar ke pasar minggu depan ini diproduksi menggunakan teknologi produksi chip 32 nanometer. Intel juga berencana merilis versi dua Core-nya pada Februari mendatang dengan harga lebih bersaing. Dengan prosesor baru, sudah ada lebih dari 500 model laptop dan desktop yang akan menggunakannya sepanjang tahun 2011 ini.

APA ITU PROCESSOR SANDY BRIDGE ?

Salah satu hal yang banyak dibicarakan dalam Intel Developer Forum 2010 di San Francisco adalah Sandy Bridge. Benda apakah itu? Ya, Sandy Bridge bukanlah nama jembatan, tapi kode bagi prosesor baru yang dikembangkan Intel sebagai pengganti Nehalem.

Sandy Bridge disebut-sebut sebagai langkah evolusioner dari prosesor Intel Core i5 dan i7 yang saat ini menjadi “otak” banyak komputer di pasaran. Bedanya, Sandy Bridge akan mengedepankan efisiensi tenaga sehingga prosesor lebih efektif dalam bekerja. Keunggulan lainnya adalah kemampuannya mengolah data-data visual sehingga menghasilkan tampilan yang lebih detail.

“Cara orang menggunakan komputer berevolusi secara cepat, sehingga diperlukan prosesor yang lebih kuat dan menghasilkan tampilan lebih baik,” ujar Dadi Perlmutter, general manager Intel Architecture Group, Senin (13/9/2010) di San Francisco. “dan prosesor generasi kedua yang akan datang ini akan menjadi salah satu kemajuan terbesar dalam kemampuan komputasi dibanding semua generasi sebelumnya.”

Prosesor yang mulai dikembangkan tahun 2005 ini dibuat dengan proses 32nm, salah satu proses paling mikro mengingat 1 nano meter adalah satu per milyar meter. Ia juga akan dilengkapi arsitektur “cincin” baru yang memungkinkan graphics engine-nya  berbagi data dengan inti prosesor sehingga meningkatkan kemampuan komputasi sekaligus menghasilkan tampilan grafis lebih baik.

Selain itu, Sandy Bridge dilengkapi teknologi Turbo Boost, yang secara otomatis bisa memindahkan atau mengalokasikan daya inti prosesor dan grafisnya guna meningkatkanperformance dan mengatur beban kerja. Menurut beberapa sumber, clock speed yang dimilikinya adalah 2.3 GHz hingga 3.4 GHz bila Turbo Boost Technology dimatikan dan mencapai 3.0 GHz hingga 3.8 GHz dengan Turbo Boost Technology.